Bayi Gaza Meninggal Akibat Malnutrisi, Blokade Israel Perburuk Krisis

- Penulis

Minggu, 24 Agustus 2025 - 14:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELITANASIONAL | PALESTINA – Seorang bayi berusia dua bulan, Raseel Abu Masoud, meninggal di Kompleks Medis Nasser, Khan Younis. Ia wafat karena kekurangan gizi parah.

Tragedi ini kembali menyoroti krisis kemanusiaan di Jalur Gaza, di mana kelangkaan makanan dan obat semakin fatal akibat blokade Israel.

Anak-Anak Terancam Kelaparan

Keluarga Raseel kesulitan mendapat susu formula dan obat dasar. Kondisi itu membuat bayi malang ini menderita malnutrisi akut. Ribuan anak Gaza kini menghadapi nasib serupa.

Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) memperingatkan hampir sepertiga anak Gaza sudah kekurangan gizi. Sementara itu, ratusan truk bantuan masih tertahan di perbatasan karena pembatasan Israel.

Blokade Hantam Dunia Pendidikan

Blokade tidak hanya mematikan sektor kesehatan, tapi juga melumpuhkan pendidikan. Ribuan sekolah hancur akibat serangan udara. Bangunan sekolah yang tersisa kini berfungsi sebagai tempat penampungan pengungsi.

“Anak-anak tidak hanya kehilangan hak atas makanan, tapi juga pendidikan,” kata seorang relawan pendidikan di Gaza. Banyak siswa terpaksa berhenti belajar. Buku, listrik, dan internet sulit diakses.

Laporan organisasi internasional mencatat lebih dari 70 persen fasilitas pendidikan tidak berfungsi. Ribuan guru tidak bisa mengajar karena keterbatasan transportasi dan ancaman keamanan.

Peringatan Dunia Internasional

PBB, UNICEF, dan lembaga kemanusiaan menuntut Israel membuka akses bantuan tanpa syarat. “Setiap hari yang terlewat berarti ada nyawa anak-anak yang dipertaruhkan,” tegas UNICEF.

Gelombang solidaritas dunia terus bermunculan. Negara-negara sahabat menekan Israel agar mengakhiri blokade dan membuka jalur bantuan medis serta pangan.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir Tinggi Lumpuhkan Akses Jalan Medan–Banda Aceh di Syamtalira Aron, Warga Terjebak Hingga Dua Hari
Banjir Masih Rendam 57 Gampong di Tanah Luas, Warga Belum Terima Bantuan Sembako
Tanggul Sungai di Lhoksukon Jebol, Warga Gampong Kreung Lt Panik Dihantui Banjir
Banjir Aceh Utara: Ribuan Warga Terendam, Pemerintah Turun Tangan Salurkan Bantuan
Banjir dan Genangan air Mengintai, Bupati H. Ismail Ajalil Keluarkan Peringatan Darurat
Aceh Utara Memeriahkan Hari Guru Nasional ke-80 dengan Doa, Lomba, Diskusi Panel, dan Insentif Guru Dayah
Polres Lhokseumawe Ungkap Kasus Penembakan, Satu Pelaku Ditangkap
KPK Ingatkan Pejabat Daerah: Main di Pengadaan Barang, Siap-Siap Masuk Penjara!
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 November 2025 - 18:16 WIB

Banjir Tinggi Lumpuhkan Akses Jalan Medan–Banda Aceh di Syamtalira Aron, Warga Terjebak Hingga Dua Hari

Jumat, 28 November 2025 - 18:03 WIB

Banjir Masih Rendam 57 Gampong di Tanah Luas, Warga Belum Terima Bantuan Sembako

Selasa, 25 November 2025 - 20:11 WIB

Tanggul Sungai di Lhoksukon Jebol, Warga Gampong Kreung Lt Panik Dihantui Banjir

Minggu, 23 November 2025 - 19:30 WIB

Banjir Aceh Utara: Ribuan Warga Terendam, Pemerintah Turun Tangan Salurkan Bantuan

Sabtu, 22 November 2025 - 12:51 WIB

Banjir dan Genangan air Mengintai, Bupati H. Ismail Ajalil Keluarkan Peringatan Darurat

Berita Terbaru