Wagub Aceh Pimpin Apel Tahunan Pesantren Oemar Diyan

- Penulis

Minggu, 24 Agustus 2025 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, memimpin apel tahunan Pesantren Modern Teungku Chiek Oemar Diyan.[Ist]

i

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, memimpin apel tahunan Pesantren Modern Teungku Chiek Oemar Diyan.[Ist]

PELITANASIONAL | ACEH BESAR – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, memimpin apel tahunan Pesantren Modern Teungku Chiek Oemar Diyan yang digelar dalam rangka pekan perkenalan kepesantrenan di lapangan utama pesantren, Minggu (24/8/2025).

Apel tersebut diikuti ribuan santri dari berbagai jenjang pendidikan, baik putra maupun putri, serta turut disaksikan para wali santri. Hadir pula sejumlah tokoh dan pejabat daerah, di antaranya Wali Kota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal selaku pengurus Yayasan Pendidikan Islam Tgk. Chiek Oemar Diyan, pimpinan yayasan, pimpinan pesantren, Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, jajaran Forkopimda Aceh Besar, serta unsur Forkopimcam setempat.

Dalam amanatnya, Wagub Fadhlullah menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Pesantren Oemar Diyan yang sejak berdiri pada tahun 1990 konsisten menjadi pelopor pendidikan modern berbasis pesantren di Aceh.

“Pesantren ini bukan hanya membekali santri dengan ilmu agama, tetapi juga membuka akses pada pengetahuan umum, teknologi, dan sains. Karena itu banyak alumninya yang berhasil menempuh pendidikan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri,” ujar Fadhlullah.

Ia menambahkan, para lulusan Oemar Diyan kini telah berkiprah di berbagai bidang, mulai dari tenaga kesehatan, akademisi, aparatur sipil negara, anggota TNI-Polri, hingga politisi dan tokoh masyarakat.

Pemerintah Aceh, kata Wagub, menempatkan pesantren sebagai benteng moral dan pilar pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai Islami. Untuk itu, pihaknya berkomitmen mendukung penguatan kurikulum dayah, peningkatan kompetensi tenaga pengajar, penyediaan sarana dan prasarana, hingga memperluas kerja sama agar pesantren mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri keislamannya.

“Pesantren harus menjadi pusat lahirnya generasi yang berilmu, berakhlak, serta siap menghadapi tantangan global,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir 26 November 2025 Rendam SDN 7 Tanah Luas, Siswa Masih Belajar di Lantai Tanpa Buku
Banjir Besar Sejak 26 November 2025, Camat Lapang dan Danposramil Bersihkan Balai Desa dan Kantor Pemerintahan
Genangan Meluas, Pemkab Aceh Utara Resmi Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir
BNPB Dan Satgas Bencana BWS I Medan Tangani Genangan Banjir Krueng Lingka
Polda Aceh Beri Kemudahan Pengurusan STNK Hilang atau Rusak Akibat Bencana, Ini Syaratnya
Aceh Utara Diterjang Banjir Besar, 433 Ribu Jiwa Terdampak, 230 Orang Meninggal Dunia
Jejak Lumpur Belum Hilang, Tim Medis Puskesmas Syamtalira Bayu Hadir Bawa Harapan Pasca-Banjir
Pulihkan Semangat Seniman Pasca-Banjir Besar, Komunitas Solo Raya Salurkan Bantuan untuk Maestro Rapai di Aceh Utara
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 13:55 WIB

Banjir 26 November 2025 Rendam SDN 7 Tanah Luas, Siswa Masih Belajar di Lantai Tanpa Buku

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:14 WIB

Banjir Besar Sejak 26 November 2025, Camat Lapang dan Danposramil Bersihkan Balai Desa dan Kantor Pemerintahan

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:57 WIB

Genangan Meluas, Pemkab Aceh Utara Resmi Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:39 WIB

BNPB Dan Satgas Bencana BWS I Medan Tangani Genangan Banjir Krueng Lingka

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:49 WIB

Polda Aceh Beri Kemudahan Pengurusan STNK Hilang atau Rusak Akibat Bencana, Ini Syaratnya

Berita Terbaru