Pasca Banjir di Aceh, Harga BBM Eceran Melambung Hingga Rp10 Ribu per Setengah Liter

- Penulis

Sabtu, 13 Desember 2025 - 17:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH | PELITA NASIONAL— Musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh tidak hanya merusak rumah dan infrastruktur, tetapi juga memicu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) eceran di kedai-kedai. Kondisi ini menambah beban penderitaan warga yang masih berjuang bangkit pasca bencana.

Sejumlah warga mengeluhkan harga BBM eceran yang melonjak tajam. Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial WhatsApp, kurang lebih setengah liter BBM dijual dengan harga Rp10.000. Unggahan tersebut diposting oleh seorang warga pada Sabtu (13/12/2025) dan langsung menuai reaksi masyarakat.

“Bukan hanya musibah banjir yang kami rasakan, minyak motor juga ikut jadi musibah,” ujar salah seorang warga dengan nada keluh kesah.

Kenaikan harga BBM ini sangat dirasakan oleh masyarakat kecil, khususnya petani, nelayan, dan pekerja harian yang mengandalkan sepeda motor sebagai sarana utama untuk beraktivitas. Di tengah kondisi jalan yang rusak akibat banjir serta ekonomi yang belum pulih, mahalnya BBM semakin membatasi mobilitas warga.

Warga berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait segera turun ke lapangan untuk melakukan pengawasan, menertibkan penjualan BBM eceran, serta memastikan ketersediaan BBM dengan harga yang wajar. Mereka juga meminta adanya tindakan tegas terhadap oknum pedagang yang diduga memanfaatkan situasi bencana untuk meraup keuntungan berlebihan.

Pasca bencana, masyarakat menilai perhatian pemerintah tidak hanya dibutuhkan pada penyaluran bantuan pangan dan logistik, tetapi juga pada stabilitas harga kebutuhan penting, termasuk BBM, agar roda kehidupan warga dapat kembali berjalan normal.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diterjang Banjir Bandang, Jembatan Penghubung 5 Desa di Baktiya Barat Putus Total
Mensos RI Serahkan Santunan Rp4,05 Miliar kepada Ahli Waris Korban Banjir Aceh Utara
Keluarga Korban Banjir Aceh Utara Menunggu Penyerahan Santunan di Aula Kantor Bupati
Sentuhan Spiritual dan Keceriaan: AOCC Bersama Gen Z UIN SUNA Pulihkan Senyum Anak-Anak Aceh Utara
Mensos Sambangi Aceh Utara Besok, Serahkan Santunan Korban Banjir Bandang
Pengemis Berkedok Sedekah Resahkan Warga Lhoksukon, Kejar Perempuan hingga Pelanggan Toko Trauma
Relawan Pulihkan Trauma, Kembalikan Senyuman Anak-Anak Korban Banjir Bandang di Bukit Abi
Pembangunan Hunian Sementara di Kecamatan Langkahan Capai 99 Persen, 215 Unit Siap Dihuni
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:38 WIB

Diterjang Banjir Bandang, Jembatan Penghubung 5 Desa di Baktiya Barat Putus Total

Sabtu, 24 Januari 2026 - 12:23 WIB

Mensos RI Serahkan Santunan Rp4,05 Miliar kepada Ahli Waris Korban Banjir Aceh Utara

Sabtu, 24 Januari 2026 - 10:16 WIB

Keluarga Korban Banjir Aceh Utara Menunggu Penyerahan Santunan di Aula Kantor Bupati

Jumat, 23 Januari 2026 - 23:34 WIB

Sentuhan Spiritual dan Keceriaan: AOCC Bersama Gen Z UIN SUNA Pulihkan Senyum Anak-Anak Aceh Utara

Jumat, 23 Januari 2026 - 16:34 WIB

Mensos Sambangi Aceh Utara Besok, Serahkan Santunan Korban Banjir Bandang

Berita Terbaru