Satu Remaja Meninggal, Satu Lagi Masih Hilang di Air Terjun Tujuh Bidadari Aceh Utara

- Penulis

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELITA NASIONAL | ACEH UTARA – Operasi pencarian terhadap dua remaja yang dilaporkan hilang usai berwisata ke kawasan Air Terjun Tujuh Bidadari, Kecamatan Geureudong Pase, Kabupaten Aceh Utara, membawa kabar duka. Satu korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara satu korban lainnya hingga Jumat (26/6/2026) masih dalam pencarian oleh tim gabungan.

Korban yang ditemukan meninggal dunia diketahui bernama Muhammad Dzuhdi (19), warga Desa Meunasah Rayeuk LB, Kecamatan Lhoksukon. Sementara rekannya, Muhammad Ilham (16), yang berasal dari desa yang sama, hingga kini belum ditemukan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua remaja tersebut berpamitan kepada keluarga pada Sabtu (20/6/2026) pagi untuk berwisata ke Air Terjun Tujuh Bidadari. Namun hingga malam hari keduanya tak kunjung pulang, sehingga keluarga berusaha mencari keberadaan mereka.

Sepeda motor yang digunakan kedua korban kemudian ditemukan masih terparkir di kawasan wisata tersebut. Menyadari keduanya belum kembali, keluarga melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.

Sejak laporan diterima, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat setempat melakukan pencarian dengan menyisir jalur hutan serta aliran Sungai Krueng Suak yang berada di sekitar lokasi wisata.

Setelah beberapa hari pencarian, jasad Muhammad Dzuhdi akhirnya ditemukan di aliran Sungai Krueng Suak, Kecamatan Nisam Antara, sekitar 200 meter dari jalur menuju Air Terjun Tujuh Bidadari. Korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Sementara itu, pencarian terhadap Muhammad Ilham masih terus dilakukan. Tim SAR memperluas area pencarian di sepanjang aliran Sungai Krueng Suak hingga ke sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi korban terbawa arus.

Seorang warga yang ikut dalam proses pencarian, Fauzan Mubarak, menduga kedua remaja tersebut terseret arus sungai saat hendak melintasi jalur menuju objek wisata.

“Jalur menuju Air Terjun Tujuh Bidadari memang harus menyeberangi sungai. Saat debit air meningkat, arusnya sangat deras dan berbahaya,” ujarnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkunjung ke kawasan wisata alam, terutama pada musim hujan atau ketika kondisi sungai sedang berarus deras. Warga diimbau memperhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan perjalanan dan tidak memaksakan diri melintasi sungai apabila debit air meningkat.(Mul)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konsolidasi Wartawan Online Aceh: Azhari Rais Pimpin Mubes III PWO di Idi Rayeuk
Janda Dua Anak di Idi Cut Tinggal di Rumah Memprihatinkan, Warga Pertanyakan Perhatian Pemerintah
Surat Sakti yang Tak Pernah Sakti: Ketika “Pemutusan Kontrak PT Wajar Corpora” Hanya Jadi Bahan Obrolan Warung Kopi
Harga Turun, Pembeli Sepi, Petani Semangka Tanjong Ulim Resah
Balai Wilayah Sungai Sumatera I Gelar Penandatanganan Pakta Integritas dan PKS Program P3-TGAI 2026
Siswi Penghafal Al-Qur’an Jadi Korban Kecelakaan Maut di Pidie
Bupati Aceh Utara Lepas Pawai Ta’aruf dan Bazar Muharram Gratis Peringati 1 Muharram 1448 H
Tumpukan Kayu Hanyut Ancam Aliran Sungai di Meunasah Mee, Warga Minta Penanganan Segera
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:46 WIB

Satu Remaja Meninggal, Satu Lagi Masih Hilang di Air Terjun Tujuh Bidadari Aceh Utara

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:02 WIB

Konsolidasi Wartawan Online Aceh: Azhari Rais Pimpin Mubes III PWO di Idi Rayeuk

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:14 WIB

Janda Dua Anak di Idi Cut Tinggal di Rumah Memprihatinkan, Warga Pertanyakan Perhatian Pemerintah

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:12 WIB

Surat Sakti yang Tak Pernah Sakti: Ketika “Pemutusan Kontrak PT Wajar Corpora” Hanya Jadi Bahan Obrolan Warung Kopi

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:20 WIB

Balai Wilayah Sungai Sumatera I Gelar Penandatanganan Pakta Integritas dan PKS Program P3-TGAI 2026

Berita Terbaru