Pemuda di Aceh Tengah Ditangkap Polisi, Hasil Penipuan Dipakai Judi Online

- Penulis

Kamis, 25 September 2025 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELITANASIONAL | TAKENGON – Unit Resmob Satreskrim Polres Aceh Tengah berhasil mengungkap kasus penipuan dan penggelapan yang meresahkan masyarakat.

Seorang pemuda berinisial JP (27), warga Kecamatan Bebesen, ditangkap setelah menjalankan aksi kejahatan di Kampung Gunung Bukit, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah.

Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim IPTU Deno Wahyudi, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa penangkapan dilakukan pada Kamis (25/9/2025) sekitar pukul 14.00 WIB di RSUD Datu Beru Takengon. Usai ditangkap, tersangka langsung dibawa ke Mapolres Aceh Tengah untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Kasus ini bermula pada Minggu (31/8/2025) sekitar pukul 17.00 WIB, ketika korban berinisial AK (20), warga Kabupaten Bener Meriah, melaporkan tindak penipuan yang dialaminya. Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/B/166/IX/2025/SPKT/Polres Aceh Tengah/Polda Aceh.

Modus pelaku terungkap saat korban berniat menggadaikan sepeda motornya. JP menawarkan bantuan dengan dalih mengenal pihak yang bersedia menerima gadai. Namun, setelah sepeda motor korban jenis Honda PCX berada di tangannya, pelaku justru melarikan diri.

Kendaraan tersebut kemudian dijual ke Medan, Sumatera Utara, dan hasilnya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari serta judi online.

“Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku nekat melakukan penipuan dan penggelapan demi mendapatkan uang secara cepat. Sebagian hasil kejahatan digunakan untuk bermain judi online,” jelas IPTU Deno.

Sejumlah saksi telah diperiksa, sementara JP ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 378 Jo 372 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan, dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara. Penyidik juga masih mendalami kemungkinan adanya korban lain.

Kasat Reskrim IPTU Deno mengimbau masyarakat agar segera melapor jika pernah menjadi korban penipuan oleh pelaku. Ia juga mengingatkan warga untuk lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi maupun perjanjian, serta tidak mudah tergiur dengan iming-iming yang merugikan.

“Polres Aceh Tengah akan terus menindak tegas setiap bentuk kejahatan yang meresahkan masyarakat,” tegasnya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Aceh Utara Dukung Pemboran PT PGE, Bupati dan Wabup Kompak Tagih Bukti Nyata untuk Masyarakat
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara Gelar Tradisi Peusijuek Calon Jamaah Haji 2026
Wakil Bupati Aceh Utara Tarmizi (Panyang) Buka Pelatihan Kader Ulama (PKU) Tahun 2026
Dandim 0103/Aceh Utara Percepat Pembangunan Jembatan Plu Pakam dan Sosialisasi Koperasi Merah Putih
Peringati Hari Otonomi Daerah ke-30, Pemkab Aceh Utara Tekankan Semangat Desentralisasi dan Pelayanan Publik
JKA Terancam Putus per 1 Mei: Geuchik Harus Ambil Alih Peran Operator Desa yang Macet Demi Hak Sehat Warga
Geuchik Ulee Glee Siap Dampingi Anak Yatim dan Miskin Masuk Pesantren Gratis
Ibu, Ayah, Pulanglah dan Hapuskan Air Matamu, Biarkan Kami yang Memeluk Mimpi Anakmu
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 21:14 WIB

Pemkab Aceh Utara Dukung Pemboran PT PGE, Bupati dan Wabup Kompak Tagih Bukti Nyata untuk Masyarakat

Kamis, 30 April 2026 - 20:29 WIB

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara Gelar Tradisi Peusijuek Calon Jamaah Haji 2026

Rabu, 29 April 2026 - 13:38 WIB

Wakil Bupati Aceh Utara Tarmizi (Panyang) Buka Pelatihan Kader Ulama (PKU) Tahun 2026

Senin, 27 April 2026 - 15:05 WIB

Dandim 0103/Aceh Utara Percepat Pembangunan Jembatan Plu Pakam dan Sosialisasi Koperasi Merah Putih

Senin, 27 April 2026 - 02:02 WIB

JKA Terancam Putus per 1 Mei: Geuchik Harus Ambil Alih Peran Operator Desa yang Macet Demi Hak Sehat Warga

Berita Terbaru