Menteri PU Tekankan Tiga Pilar Kesiapsiagaan Nasional Hadapi Musim Penghujan dan Nataru 2025/2026

- Penulis

Selasa, 4 November 2025 - 23:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG | PELITA NASIONAL Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menggelar Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Penghujan serta Kesiapsiagaan Infrastruktur Jalan Tol dan Jalan Nasional jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, di Bandung, Selasa (4/11/2025). Apel dipimpin langsung oleh Menteri PU, Dody Hanggodo, dan diikuti secara hybrid oleh jajaran pimpinan tinggi madya dan pratama, Kepala Balai Besar/Balai se-Indonesia, serta perwakilan BMKG dan BNPB.

Menteri Dody menegaskan apel ini menjadi momentum konsolidasi besar seluruh jajaran Kementerian PU untuk memastikan infrastruktur tetap tangguh, aman, dan siap menghadapi cuaca ekstrem serta lonjakan arus mobilitas masyarakat menjelang Nataru dan Mudik Lebaran 2026. “Kita bukan sekadar apel siaga. Hari ini kita meneguhkan jati diri sebagai penjaga urat nadi bangsa. Tugas kita memastikan kehidupan tetap mengalir bahkan di tengah badai dan kepadatan layanan puncak,” kata Menteri Dody.

Dalam arahannya, Menteri Dody menekankan tiga pilar utama kesiapsiagaan nasional. Pilar pertama adalah infrastruktur dan keselamatan publik, termasuk pemeriksaan menyeluruh bendungan, sungai, drainase, jembatan, serta jalan nasional. Menteri Dody menekankan pentingnya cek volume waduk, pintu pelimpah, serta kesiapan fasilitas jalan dan rest area, bahkan pemanfaatan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) jika diperlukan.

Pilar kedua adalah komando terpadu dan teknologi respon cepat, dengan satu komando dari pusat hingga lapangan serta pemanfaatan pemetaan risiko dan laporan real-time. Pilar ketiga adalah kolaborasi lintas lembaga dengan BNPB, BMKG, Kementerian Perhubungan, TNI-Polri, dan pemerintah daerah untuk memastikan efektivitas aksi lapangan.

Menteri Dody menegaskan kesiapsiagaan ini menjadi langkah strategis menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, sekaligus memastikan infrastruktur Indonesia tetap aman menghadapi musim penghujan dan puncak Nataru 2025/2026.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Bupati Aceh Utara Pimpin Rapat Evaluasi Huntara dan Penanganan Masa Transisi Darurat Pemulihan Banjir
Warga Matang Sijuek Barat Gunakan Hak Pilih, Sofyan dan Tarmizi Bersaing Rebut Kursi Geuchik
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara Gelar Tradisi Peusijuek Calon Jamaah Haji 2026
BPMA dan PGE Sosialisasikan Rencana Pemboran Eksplorasi Migas di Aceh Utara
Wakil Bupati Aceh Utara Lepas 513 Calon Jemaah Haji 1447 H, Titip Doa untuk Daerah
Ayahwa Beri Lampu Hijau, Pelita Nasional Tagih Komitmen Digitalisasi 95 Satker di Aceh Utara Stop Setoran Tunai!
Menuju Kemandirian Fisikal, Digitalisasi Seluruh Sektor PAD dan Legalisasi Usaha Rakyat Jadi Solusi Strategis Aceh Utara
Di Tengah Lumpur Pasca-Banjir, Hak Sehat Rakyat Justru “Dikebiri” Aturan Pusat
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 22:28 WIB

Wakil Bupati Aceh Utara Pimpin Rapat Evaluasi Huntara dan Penanganan Masa Transisi Darurat Pemulihan Banjir

Senin, 4 Mei 2026 - 10:57 WIB

Warga Matang Sijuek Barat Gunakan Hak Pilih, Sofyan dan Tarmizi Bersaing Rebut Kursi Geuchik

Kamis, 30 April 2026 - 20:29 WIB

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara Gelar Tradisi Peusijuek Calon Jamaah Haji 2026

Selasa, 21 April 2026 - 19:12 WIB

Wakil Bupati Aceh Utara Lepas 513 Calon Jemaah Haji 1447 H, Titip Doa untuk Daerah

Jumat, 3 April 2026 - 16:48 WIB

Ayahwa Beri Lampu Hijau, Pelita Nasional Tagih Komitmen Digitalisasi 95 Satker di Aceh Utara Stop Setoran Tunai!

Berita Terbaru