ACEH UTARA – Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, SE, resmi membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Aceh Utara Tahun 2027, Kamis (6/2/2026), dihadiri seluruh pemangku kepentingan mulai dari DPRK, MPU, kepala OPD, camat, hingga forum anak dan media.
Dalam sambutannya, Bupati Ismail menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang hadir dan menekankan pentingnya forum ini sebagai ruang dialog dan partisipasi publik untuk menyempurnakan RKPD tahun 2027. “Pelaksanaan forum ini merupakan tahapan sangat strategis dalam proses perencanaan pembangunan daerah, agar rancangan RKPD benar-benar mencerminkan kebutuhan nyata masyarakat Aceh Utara, terutama pasca bencana banjir hidrometeorologi akhir November 2025,” kata Bupati.
Bupati menjelaskan, RKPD menjadi pedoman penyusunan APBK dan instrumen utama dalam mewujudkan visi-misi pemerintah daerah. Penyusunan RKPD 2027 tetap berpedoman pada RPJMD, Rencana Rehabilitasi Rekonstruksi Pascabencana (R3P), serta arah kebijakan pembangunan nasional dan provinsi Aceh.
Ia menyoroti sejumlah tantangan yang harus dihadapi daerah, antara lain rusaknya infrastruktur dasar, penurunan pertumbuhan ekonomi, menurunnya akses dan kualitas pendidikan dan kesehatan, tingginya angka kemiskinan, serta penurunan kualitas lingkungan hidup. Oleh karena itu, tema RKPD Aceh Utara 2027 ditetapkan:
“Pembangunan Berbasis Ketahanan Sosial, Ekonomi, dan Infrastruktur Untuk Pemulihan Kualitas Kehidupan Masyarakat Aceh Utara Pasca Bencana.”
Bupati Ismail menekankan perlunya kerja sama dan kolaborasi seluruh pihak. “Kita harus bergerak cepat, serius, dan bertanggung jawab demi Aceh Utara bangkit, lebih maju, dan sejahtera. Ini bukan pilihan, tetapi kewajiban,” tegasnya.
Forum Konsultasi Publik ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dan silaturahmi antar pemangku kepentingan, serta memastikan RKPD Kabupaten Aceh Utara Tahun 2027 dapat ditetapkan tepat waktu. Bupati menutup sambutannya dengan membuka forum secara resmi, mengajak seluruh peserta untuk berdiskusi aktif demi kemajuan Aceh Utara.
Semboyan Bupati: “Aceh Utara, bangkit, bangkit, bangkit.” (Mul)






