Perkuat P4GN, Bupati Aceh Utara Matangkan Pembentukan BNN Kabupaten

- Penulis

Senin, 6 April 2026 - 23:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LHOKSUKON | PELITA NASIONAL-– Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M., yang akrab disapa Ayahwa, menerima kunjungan kerja jajaran Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Lhokseumawe di Ruang Kerja Bupati, Senin (6/4/2026). Pertemuan ini merupakan langkah strategis dalam mematangkan rencana pembentukan BNN Kabupaten (BNNK) Aceh Utara.

Dalam audiensi tersebut, Bupati Ayahwa didampingi oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh Utara, Adharyadi, S.Sos. Sementara itu, rombongan BNN Lhokseumawe dipimpin langsung oleh Kepala BNNK, AKBP Werdha Susetyo, S.E., beserta jajaran.

Urgensi Lembaga Vertikal

Diskusi yang berlangsung hangat tersebut menyoroti urgensi kehadiran lembaga vertikal BNN di wilayah Aceh Utara. Luas wilayah serta tantangan geografis yang besar menjadi alasan utama perlunya penanganan Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang lebih spesifik.

Bupati Ayahwa menyampaikan apresiasi tinggi atas sinergi yang ditawarkan oleh BNN Lhokseumawe. Ia menegaskan bahwa kehadiran BNNK Aceh Utara akan menjadi pilar penting dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkotika.

“Pemerintah Kabupaten Aceh Utara sangat mendukung penuh rencana pembentukan BNN tingkat kabupaten. Ini adalah komitmen nyata kita untuk mewujudkan Aceh Utara yang Bersinar (Bersih Narkoba) melalui penguatan koordinasi dan aksi lapangan yang lebih masif,” tegas Ayahwa.

Optimalisasi Pelayanan hingga ke Gampong

Kepala BNNK Lhokseumawe, AKBP Werdha Susetyo, S.E., menjelaskan bahwa selama ini Aceh Utara masih berada di bawah wilayah koordinasi operasional BNNK Lhokseumawe.

Dengan terbentuknya BNNK Aceh Utara secara mandiri, diharapkan program-program krusial seperti:

  • Rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba.
  • Sosialisasi edukatif yang lebih intensif.
  • Penindakan hukumyang lebih responsif.

Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke tingkat desa atau gampong.

Sebagai penutup pertemuan, kedua belah pihak sepakat untuk segera mempercepat pemenuhan aspek administrasi dan persyaratan teknis sesuai regulasi yang berlaku, agar pembentukan lembaga ini dapat segera terealisasi. (Red)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Aceh Utara Hadiri Peresmian Bendungan Krueng Keureuto oleh Presiden Prabowo
Pekan Depan, Bupati Aceh Utara Salurkan Sepeda Motor untuk 852 Imum Gampong
Rumah Warga Roboh Diterjang Angin Kencang di Cot Barat, Tanah Luas
Pengajian Rutin Bulanan Al-Huda Kecamatan Lapang Berlangsung Khidmat, Hadirkan Abi Ja’far dari Dayah Darul Huda Lueng Angen
Jelang Pelantikan, Ketua Umum PWO Aceh Bahas Persiapan Bersama Wartawan Aceh Utara
Massa Ancam Gelar Aksi ke Polres Aceh Timur Jika Pelaku Penganiayaan Anak Belum Ditangkap
Kasus Viral Pengeroyokan Anak di Idi Tunong Berlanjut ke Polres Aceh Timur
Milad ke-48 Wakil Bupati Aceh Utara: Momentum Perkuat Semangat “Aceh Utara Bangkit”
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:44 WIB

Bupati Aceh Utara Hadiri Peresmian Bendungan Krueng Keureuto oleh Presiden Prabowo

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:14 WIB

Pekan Depan, Bupati Aceh Utara Salurkan Sepeda Motor untuk 852 Imum Gampong

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:03 WIB

Rumah Warga Roboh Diterjang Angin Kencang di Cot Barat, Tanah Luas

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:42 WIB

Jelang Pelantikan, Ketua Umum PWO Aceh Bahas Persiapan Bersama Wartawan Aceh Utara

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:12 WIB

Massa Ancam Gelar Aksi ke Polres Aceh Timur Jika Pelaku Penganiayaan Anak Belum Ditangkap

Berita Terbaru