Mualem akan lapor Ke Prabowo Bahas Dana Abadi Rp 1,5 Triliun untuk Eks-Kombatan GAM

- Penulis

Jumat, 15 Agustus 2025 - 21:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelitanasional.com, BANDA ACEH – Di hadapan ribuan undangan dan tokoh masyarakat yang memadati Balai Meuseuraya Aceh (BMA) pada Jumat (15/8/2025), Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem melontarkan usulan besar yang langsung mengundang perhatian membentuk dana abadi triliunan rupiah khusus untuk mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Usulan itu disampaikan bertepatan dengan peringatan 20 tahun perdamaian Aceh, momen refleksi yang penuh emosi dan harapan. “Kalau menanam sawit, kita perlu enam sampai tujuh tahun untuk memanen. Dengan dana abadi, manfaatnya bisa langsung dirasakan,” tegas Mualem, disambut riuh tepuk tangan.

Triliunan di Luar APBA

Mualem mengusulkan dana tersebut tidak bercampur dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA), melainkan dikelola terpisah dan fokus 100% untuk pemberdayaan eks-kombatan. Mulai dari pelatihan keterampilan, modal usaha, hingga program ekonomi produktif.

“Kalau bisa, kita minta maksimal. Minimal Rp 1 triliun,” ujarnya lugas. Ia bahkan menyebut angka idealnya berada di kisaran Rp 1,5 triliun.

Jaminan Stabilitas Politik

Pengamat menilai, ide ini bukan hanya soal uang, tapi juga strategi menjaga stabilitas pascaperdamaian. Dana abadi dinilai bisa menjadi jaminan nyata integrasi mantan kombatan, sekaligus memperkuat posisi politik Aceh dalam kerangka desentralisasi asimetris yang diatur dalam UUPA.

Mualem mengaku akan menemui langsung Presiden Prabowo Subianto usai HUT ke-80 RI untuk membahas teknisnya. “Insya Allah dalam waktu dekat. Kita memahami beliau masih punya agenda padat pasca 17 Agustus,” katanya.

Pesan Tegas Janji Helsinki Harus Tuntas

Selain dana abadi, Mualem menyinggung hal yang tak kalah penting: masih banyak poin MoU Helsinki 2005 yang belum terpenuhi. “Dua puluh tahun sudah berlalu, tapi janji itu belum semuanya tuntas. Kami minta pemerintah pusat menepati komitmen,” ujarnya.

Dampak Ekonomi

Jika terealisasi, dana abadi Rp 1–1,5 triliun diprediksi jadi stimulus besar untuk ekonomi Aceh. Sektor UMKM, pertanian, dan perikanan akan hidup, lapangan kerja baru tercipta, dan ketergantungan pada dana transfer pusat bisa dikurangi.

Ekonom menyarankan pembentukan badan pengelola independen yang melibatkan pemerintah, eks-kombatan, akademisi, dan tokoh masyarakat untuk memastikan transparansi.

Usulan ini kini jadi bola panas. Tinggal menunggu, apakah Presiden Prabowo akan menyambut atau membiarkannya menguap seperti janji-janji yang sudah terlalu lama ditunggu rakyat Aceh.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Korban Penusukan di Aceh Utara Pulih Setelah Dirawat Gratis oleh RSUD Cut Meutia
Wujud Kepedulian Nyata, RSUD Cut Meutia Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Korban Penusukan
Peluang Emas! Sekolah Gratis Berbasis IT dan Tahfidz di Aceh Utara: Siap Kerja ke Luar Negeri!
Kejati Aceh Seret Tersangka Baru dalam Skandal Korupsi Beasiswa Rp14 Miliar
Ayahwa Beri Lampu Hijau, Pelita Nasional Tagih Komitmen Digitalisasi 95 Satker di Aceh Utara Stop Setoran Tunai!
Menuju Kemandirian Fisikal, Digitalisasi Seluruh Sektor PAD dan Legalisasi Usaha Rakyat Jadi Solusi Strategis Aceh Utara
Di Tengah Lumpur Pasca-Banjir, Hak Sehat Rakyat Justru “Dikebiri” Aturan Pusat
Bupati Aceh Utara Benar Pejuang Janji Masa Kompaye Kini Ditunaikan
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 23:54 WIB

Korban Penusukan di Aceh Utara Pulih Setelah Dirawat Gratis oleh RSUD Cut Meutia

Jumat, 10 April 2026 - 16:03 WIB

Wujud Kepedulian Nyata, RSUD Cut Meutia Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Korban Penusukan

Kamis, 9 April 2026 - 22:02 WIB

Peluang Emas! Sekolah Gratis Berbasis IT dan Tahfidz di Aceh Utara: Siap Kerja ke Luar Negeri!

Selasa, 7 April 2026 - 23:24 WIB

Kejati Aceh Seret Tersangka Baru dalam Skandal Korupsi Beasiswa Rp14 Miliar

Jumat, 3 April 2026 - 16:48 WIB

Ayahwa Beri Lampu Hijau, Pelita Nasional Tagih Komitmen Digitalisasi 95 Satker di Aceh Utara Stop Setoran Tunai!

Berita Terbaru