BPJPH: Sertifikat Halal Jadi Kunci Penguatan Ekosistem Halal Nasional

- Penulis

Jumat, 22 Agustus 2025 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Afriansyah Noor saat memberikan sambutan.[Ist]

i

Wakil Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Afriansyah Noor saat memberikan sambutan.[Ist]

PELITANASIONAL | JAKARTA – Wakil Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Afriansyah Noor, menegaskan sertifikat halal merupakan instrumen penting dalam membangun ekosistem halal nasional yang tangguh, produktif, dan berdaya saing.

“Sertifikasi halal ini sangat penting dan berperan utama dalam membangun ekosistem halal nasional yang kuat, produktif, serta berdaya saing,” kata Afriansyah di Jakarta, Kamis (21/8/2025).

Ia menekankan perlunya kolaborasi lintas sektor, mulai dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, koperasi, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), untuk memperluas akses sertifikasi halal. Menurutnya, kejelasan status halal produk adalah bagian dari tanggung jawab negara yang diemban BPJPH.

Lebih lanjut, Afriansyah menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas lembaga pendukung, seperti Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) dan Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H). Selain itu, sumber daya manusia di bidang pelayanan halal, mulai dari pendamping, penyelia, hingga auditor halal, juga perlu diperbanyak dan ditingkatkan kompetensinya.

Tak hanya itu, ia menegaskan peningkatan jumlah juru sembelih halal (Juleha) menjadi salah satu prioritas. Bahkan, peluang pengiriman tenaga profesional Juleha ke luar negeri dinilai terbuka lebar.

“Tidak ada lagi yang bermain-main dengan sertifikasi halal. Semua pihak harus bersama-sama memproses, menjaga, mengawal, dan melaporkan jika ada pelanggaran,” tegasnya.

Hingga Agustus 2025, jumlah produk bersertifikat halal di Indonesia tercatat mencapai 9,05 juta produk. Pencapaian tersebut mencerminkan pertumbuhan signifikan dalam ekosistem halal nasional. Meski begitu, BPJPH terus mendorong percepatan agar Indonesia mampu mewujudkan target menjadi pusat produk halal dunia.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebun Cot Girek di Ambang Kehancuran — Aset Negara Terancam, Ribuan Nyawa Bergantung
Wujudkan Swasembada Pangan Nasional, Muspika dan 37 Geuchik Tanah Luas Komit Normalisasi Irigasi Sayap Kanan
Pemkab Aceh Utara Dukung Pemboran PT PGE, Bupati dan Wabup Kompak Tagih Bukti Nyata untuk Masyarakat
BPMA dan PGE Sosialisasikan Rencana Pemboran Eksplorasi Migas di Aceh Utara
Wakil Bupati Aceh Utara Lepas 513 Calon Jemaah Haji 1447 H, Titip Doa untuk Daerah
Korban Penusukan di Aceh Utara Pulih Setelah Dirawat Gratis oleh RSUD Cut Meutia
Wujud Kepedulian Nyata, RSUD Cut Meutia Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Korban Penusukan
Peluang Emas! Sekolah Gratis Berbasis IT dan Tahfidz di Aceh Utara: Siap Kerja ke Luar Negeri!
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:00 WIB

Wujudkan Swasembada Pangan Nasional, Muspika dan 37 Geuchik Tanah Luas Komit Normalisasi Irigasi Sayap Kanan

Kamis, 30 April 2026 - 21:14 WIB

Pemkab Aceh Utara Dukung Pemboran PT PGE, Bupati dan Wabup Kompak Tagih Bukti Nyata untuk Masyarakat

Kamis, 30 April 2026 - 14:47 WIB

BPMA dan PGE Sosialisasikan Rencana Pemboran Eksplorasi Migas di Aceh Utara

Selasa, 21 April 2026 - 19:12 WIB

Wakil Bupati Aceh Utara Lepas 513 Calon Jemaah Haji 1447 H, Titip Doa untuk Daerah

Kamis, 16 April 2026 - 23:54 WIB

Korban Penusukan di Aceh Utara Pulih Setelah Dirawat Gratis oleh RSUD Cut Meutia

Berita Terbaru