Densus 88 Edukasi Mahasiswa UNWIRA Kupang soal Bahaya Radikalisme

- Penulis

Jumat, 22 Agustus 2025 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Tim Pencegahan Densus 88, Kombes Pol Sri Astuti Ningsih, S.Sos foto bersama dengan mahasiswa.[Ist]

i

Ketua Tim Pencegahan Densus 88, Kombes Pol Sri Astuti Ningsih, S.Sos foto bersama dengan mahasiswa.[Ist]

PELITANASIONAL | KUPANG – Upaya memperkuat ideologi kebangsaan di kalangan generasi muda terus digencarkan. Tim Pencegahan Densus 88 Antiteror Polri hadir dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Widya Mandira (UNWIRA) Kupang, Kamis (21/8/2025).

Ketua Tim Pencegahan Densus 88, Kombes Pol Sri Astuti Ningsih, S.Sos, tampil sebagai narasumber dengan mengangkat tema Menangkal Paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) di Lingkungan Kampus. Acara berlangsung di Aula St. Maria Immaculata UNWIRA, Penfui Timur, Kupang Tengah, dan diikuti sekitar 1.950 mahasiswa baru Tahun Akademik 2025/2026.

Dalam paparannya, Sri Astuti menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa yang menjunjung tinggi nilai toleransi serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ia juga menjelaskan strategi pencegahan paham IRET yang sejalan dengan program Asta Cita Presiden, khususnya dalam memperkokoh Pancasila dan meningkatkan harmoni antarumat beragama.

“Dari 1.950 mahasiswa baru hari ini, saya berharap kalian menjadi agent of change untuk menolak paham IRET di lingkungan kampus dan masyarakat,” ujarnya.

Mahasiswa diperkenalkan pada konsep intoleransi, radikalisme, ekstremisme, terorisme, hingga eksklusivisme yang dinilai dapat berkembang apabila tidak diantisipasi sejak dini.

Sekretaris Rektor UNWIRA, Beatrix Yuniarti Manehat, S.E., M.S.A., yang hadir sekaligus menjadi moderator, mengapresiasi langkah Densus 88.

“Edukasi seperti ini sangat penting agar mahasiswa baru memiliki bekal pengetahuan untuk menangkal paham IRET di kampus,” kata Beatrix.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Bupati Aceh Utara Pimpin Rapat Evaluasi Huntara dan Penanganan Masa Transisi Darurat Pemulihan Banjir
Warga Matang Sijuek Barat Gunakan Hak Pilih, Sofyan dan Tarmizi Bersaing Rebut Kursi Geuchik
Wujudkan Swasembada Pangan Nasional, Muspika dan 37 Geuchik Tanah Luas Komit Normalisasi Irigasi Sayap Kanan
Pemkab Aceh Utara Dukung Pemboran PT PGE, Bupati dan Wabup Kompak Tagih Bukti Nyata untuk Masyarakat
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara Gelar Tradisi Peusijuek Calon Jamaah Haji 2026
BPMA dan PGE Sosialisasikan Rencana Pemboran Eksplorasi Migas di Aceh Utara
Wakil Bupati Aceh Utara Tarmizi (Panyang) Buka Pelatihan Kader Ulama (PKU) Tahun 2026
Dandim 0103/Aceh Utara Percepat Pembangunan Jembatan Plu Pakam dan Sosialisasi Koperasi Merah Putih
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 22:28 WIB

Wakil Bupati Aceh Utara Pimpin Rapat Evaluasi Huntara dan Penanganan Masa Transisi Darurat Pemulihan Banjir

Senin, 4 Mei 2026 - 10:57 WIB

Warga Matang Sijuek Barat Gunakan Hak Pilih, Sofyan dan Tarmizi Bersaing Rebut Kursi Geuchik

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:00 WIB

Wujudkan Swasembada Pangan Nasional, Muspika dan 37 Geuchik Tanah Luas Komit Normalisasi Irigasi Sayap Kanan

Kamis, 30 April 2026 - 21:14 WIB

Pemkab Aceh Utara Dukung Pemboran PT PGE, Bupati dan Wabup Kompak Tagih Bukti Nyata untuk Masyarakat

Kamis, 30 April 2026 - 20:29 WIB

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara Gelar Tradisi Peusijuek Calon Jamaah Haji 2026

Berita Terbaru

Pendidikan

Ziarah atau Pameran Ketika Kuburan Jadi Studio Foto

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:16 WIB