HD Ditahan, “Si Pengusaha Pintar Menjarah Negara?”

- Penulis

Kamis, 28 Agustus 2025 - 23:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELITANASIONAL | JAKARTA | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan HD, pengusaha swasta yang menjadi tersangka dugaan korupsi fasilitas kredit Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) hingga Rp1,7 triliun, pada Rabu, 28 Agustus 2025.

Publik pun tersenyum pahit. HD, yang selama ini dikenal dengan gaya hidup mewah dan “kepintaran” mengatur uang, ternyata menemukan cara baru untuk menabung: memanfaatkan fasilitas negara. Triliunan rupiah yang hilang bukan lagi sekadar angka—itu adalah bukti nyata kreativitas HD dalam “berbisnis” dengan rekening rakyat.

Seorang pengamat menyoroti, “HD mungkin pikir dia jenius. Padahal, yang dia tunjukkan hanyalah keserakahan yang dibungkus manis dengan jargon pengusaha sukses. Negara rugi, rakyat meringis, dan dia? Masih sempat tersenyum di gala dinner sebelum ditahan.”

Penahanan ini juga menjadi sindiran bagi mereka yang menilai hukum bisa ditawar atau dibeli. HD kini harus menghadapi realitas bahwa ‘kebesaran’ dan gaya hidup mewah tidak bisa melindungi dari keadilan. Bahkan sekadar mencoba menutupi keserakahan dengan citra sukses kini tidak lagi mempan.

Kasus HD menunjukkan satu hal: kadang, kesuksesan yang tampak hebat hanyalah topeng untuk menutupi rakusnya ambisi pribadi. KPK hadir sebagai pengingat—tidak ada pengusaha yang terlalu pintar untuk lolos dari hukum, dan tidak ada triliun rupiah yang lebih kuat dari prinsip keadilan.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yayasan Tunas 08 Jaya Abadi Ucapkan Selamat atas Pelantikan Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional
Bupati Aceh Utara dan Kemensos RI Salurkan Santunan Rp2,48 Miliar bagi 496 Korban Luka Akibat Banjir
Anak yang Berjalan Sendiri ke Gerbang Sekolah
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tinjau Kesiapan Yonif TP 932/Sunan Bonang, Perkuat Pertahanan dan Ketahanan Wilayah
Presiden Prabowo Resmikan Lima Bendungan, Keureuto di Aceh Utara Resmi Beroperasi
Bupati Aceh Utara Hadiri Peresmian Bendungan Krueng Keureuto oleh Presiden Prabowo
Relawan MBG Seluruh Indonesia Gelar Aksi di Medan Merdeka Selatan, Desak BGN Bertanggung Jawab
Ketua Yayasan Tunas Kosong Delapan Jaya Abadi Audiensi ke Menpora, Bahas Pencetakan Bibit Atlet Muda
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:06 WIB

Yayasan Tunas 08 Jaya Abadi Ucapkan Selamat atas Pelantikan Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:03 WIB

Bupati Aceh Utara dan Kemensos RI Salurkan Santunan Rp2,48 Miliar bagi 496 Korban Luka Akibat Banjir

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:27 WIB

Anak yang Berjalan Sendiri ke Gerbang Sekolah

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:49 WIB

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tinjau Kesiapan Yonif TP 932/Sunan Bonang, Perkuat Pertahanan dan Ketahanan Wilayah

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:42 WIB

Presiden Prabowo Resmikan Lima Bendungan, Keureuto di Aceh Utara Resmi Beroperasi

Berita Terbaru

Aceh

Gempa Bumi Magnitudo 5,1 Guncang Wilayah Langsa, Aceh

Rabu, 22 Jul 2026 - 11:28 WIB