Bupati Aceh Utara Minta Semua Puskesmas Dirikan Posko Kesehatan untuk Korban Banjir

- Penulis

Minggu, 23 November 2025 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Aceh Utara – Bupati Aceh Utara, H. Ismail Ajalil (Ayah Wa), turun langsung menyalurkan bantuan ke posko pengungsian dan mengimbau seluruh kepala puskesmas di wilayah terdampak untuk segera mendirikan posko kesehatan demi melindungi warga yang menjadi korban banjir.

Bupati Aceh Utara, H. Ismail Ajalil (Ayah Wa), turun langsung ke sejumlah titik pengungsian untuk menyerahkan bantuan sekaligus memastikan penanganan darurat bencana banjir berjalan optimal pada Minggu, 23 November 2025. Kehadiran Bupati di lapangan menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam merespons cepat musibah yang melanda berbagai wilayah di Aceh Utara akibat tingginya curah hujan dan meluapnya aliran sungai.

Di sela-sela penyerahan bantuan berupa logistik, makanan siap saji, perlengkapan bayi, dan kebutuhan dasar lainnya, Bupati menyampaikan instruksi penting yang ditujukan kepada seluruh puskesmas di wilayah terdampak banjir. Ia meminta agar posko kesehatan segera didirikan untuk memberikan pelayanan cepat dan mudah diakses oleh masyarakat, terutama para pengungsi yang rentan terserang penyakit.

“Saya minta semua puskesmas yang wilayahnya terdampak banjir untuk mendirikan posko kesehatan. Masyarakat membutuhkan layanan cepat, terutama yang sedang mengungsi. Kita tidak boleh membiarkan warga menghadapi situasi ini tanpa pendampingan medis yang memadai,” ujar Bupati Ismail Ajalil kepada wartawan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara, Abdurrahman, juga menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan dukungan penuh untuk memastikan pelayanan kesehatan di posko berjalan lancar. Ia memastikan ketersediaan obat-obatan berada dalam kondisi aman dan siap disalurkan kapan pun diperlukan.

“Masalah obat-obatan, Insya Allah siap dilaksanakan sesuai instruksi pimpinan. Obat-obatan aman,” ujar Kadis Kesehatan Abdurrahman.

Bupati menjelaskan bahwa pengalaman bencana sebelumnya menunjukkan peningkatan kasus gangguan kesehatan pada saat kondisi pengungsian, seperti infeksi saluran pernapasan, demam, penyakit kulit, hingga masalah pencernaan. Oleh karena itu, keberadaan posko kesehatan dianggap krusial untuk melakukan penanganan awal sebelum kondisi warga memburuk.

Pemerintah Kabupaten Aceh Utara bekerja sama dengan BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan sejumlah relawan terus memantau perkembangan banjir di berbagai kecamatan. Selain menyalurkan bantuan secara bertahap, pemerintah juga melakukan pemetaan lokasi rawan untuk meminimalkan risiko banjir susulan. Bupati menegaskan bahwa seluruh unsur pemerintah berada dalam status siaga penuh.

Selain itu, kepada masyarakat, Bupati mengimbau agar tetap tenang dan tidak panik. Ia meminta warga mengikuti arahan petugas di lapangan, terutama terkait proses evakuasi dan penempatan pengungsian. Masyarakat juga diminta segera menghubungi posko kesehatan apabila mengalami keluhan medis atau membutuhkan bantuan darurat.

Hingga Minggu malam, beberapa wilayah di Aceh Utara masih tergenang dengan ketinggian yang bervariasi. Petugas di lapangan melaporkan bahwa debit air di sejumlah sungai menunjukkan tanda-tanda penurunan, namun kewaspadaan tetap ditingkatkan mengingat cuaca yang belum sepenuhnya stabil.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Korban Penusukan di Aceh Utara Pulih Setelah Dirawat Gratis oleh RSUD Cut Meutia
Puskesmas Paya Bakong Gandeng UDD PMI Aceh Utara Gelar Aksi Donor Darah Rutin
Bupati Aceh Utara Pimpin Rakor Sinkronisasi Program Kabupaten dan Gampong
Wujud Kepedulian Nyata, RSUD Cut Meutia Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Korban Penusukan
PERMAHI Aceh Soroti Pokir DPRA di Tengah Pemulihan Bencana, Desak Transparansi dan Keberpihakan Nyata
Peluang Emas! Sekolah Gratis Berbasis IT dan Tahfidz di Aceh Utara: Siap Kerja ke Luar Negeri!
Peringatan Keras! Buang Sampah di Depan Kantor Camat Kuta Makmur Terancam Denda Rp50 Juta atau Kurungan 6 Bulan
Kejati Aceh Seret Tersangka Baru dalam Skandal Korupsi Beasiswa Rp14 Miliar
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 23:54 WIB

Korban Penusukan di Aceh Utara Pulih Setelah Dirawat Gratis oleh RSUD Cut Meutia

Senin, 13 April 2026 - 09:51 WIB

Puskesmas Paya Bakong Gandeng UDD PMI Aceh Utara Gelar Aksi Donor Darah Rutin

Jumat, 10 April 2026 - 16:21 WIB

Bupati Aceh Utara Pimpin Rakor Sinkronisasi Program Kabupaten dan Gampong

Jumat, 10 April 2026 - 16:03 WIB

Wujud Kepedulian Nyata, RSUD Cut Meutia Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Korban Penusukan

Jumat, 10 April 2026 - 15:56 WIB

PERMAHI Aceh Soroti Pokir DPRA di Tengah Pemulihan Bencana, Desak Transparansi dan Keberpihakan Nyata

Berita Terbaru