Banjir Lumpuhkan Aceh Utara: 19 Kecamatan Terendam, 44 Ribu Warga Mengungsi, Jaringan Internet Padam

- Penulis

Jumat, 28 November 2025 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara — Bencana banjir besar kembali melumpuhkan hampir seluruh wilayah Kabupaten Aceh Utara pada Jumat (28/11/2025). Curah hujan tinggi selama beberapa hari terakhir membuat sejumlah sungai besar—Krueng Pase, Krueng Keureuto, Krueng Peutou, Krueng Pirak, Krueng Ajo, Krueng Sawang, Krueng Jambo Aye, hingga Krueng Nisam—meluap dan merendam ribuan rumah warga. Kondisi semakin parah setelah jaringan internet di banyak wilayah padam total sehingga menghambat proses evakuasi dan distribusi logistik ke lokasi pengungsian.

 

Pemerintah Kabupaten Aceh Utara resmi menetapkan status tanggap darurat bencana banjir melalui Surat Nomor 360/851/2025 yang ditandatangani Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, MM (Ayah Wa). Status ini berlaku selama 14 hari, mulai 25 November hingga 8 Desember 2025.

 

19 Kecamatan Terendam

 

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara per Rabu (26/11/2025) pukul 10.30 WIB, banjir telah merendam 19 kecamatan. Daerah yang paling parah di antaranya Baktiya, Lhoksukon, Tanah Jambo Aye, Seunuddon, dan Dewantara. Total desa terdampak mencapai ratusan titik.

 

“Sebagian besar akses jalan sudah terputus, jaringan internet hilang, dan beberapa kawasan tidak dapat dijangkau petugas,” kata Juru Bicara Pemerintah Aceh Utara, Muntasir Ramli, dalam keterangan tertulisnya.

 

44 Ribu Lebih Mengungsi

 

BPBD melaporkan sebanyak 46.830 jiwa (17.742 KK) terdampak langsung banjir. Sementara itu, jumlah warga yang telah mengungsi mencapai 44.350 jiwa (14.713 KK) dan tersebar di sedikitnya 35 titik pengungsian.

 

Kelompok rentan juga tercatat dalam data resmi tersebut:

 

Ibu hamil: 64 jiwa

 

Balita: 490 jiwa

 

Lansia: 526 jiwa

 

Disabilitas: 12 jiwa

 

 

Kerusakan Meluas

 

Banjir turut menyebabkan kerusakan rumah warga dan infrastruktur penting. Data sementara mencatat:

 

Rumah rusak berat: 13 unit

 

Rusak sedang: 67 unit

 

Rusak ringan: 50 unit

 

Sawah terendam: 699 hektare

 

Tambak terendam: 571 hektare

 

Tanggul jebol: 9 lokasi

 

Jembatan putus: 1 unit (Jembatan Krueng Sawang)

 

 

Sejumlah warga mengaku belum menerima bantuan secara merata akibat terputusnya jaringan komunikasi dan sulitnya akses transportasi.

 

Kebutuhan Mendesak

 

BPBD menegaskan bahwa kebutuhan mendesak saat ini meliputi bantuan evakuasi, makanan pokok, logistik masa panik, dan alat berat untuk normalisasi aliran sungai serta perbaikan tanggul jebol.

 

“Sebagian lokasi masih terisolasi, petugas menggunakan perahu karet untuk menjangkau desa-desa terdampak,” kata Muntasir Ramli.

Hingga Jumat malam, hujan masih mengguyur beberapa wilayah, dan pemerintah daerah mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan longsor di kawasan perbukitan.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Adam Nahkodai Ikatan Alumni UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe
Komunitas S3 Lhokseumawe Gelar Buka Puasa & Santunan Anak Yatim Tahap Ketiga dalam Ramadhan Camp AOC 1447 H
Muzakir Manaf Tunjuk Saipul Bahri sebagai Ketua KPA Wilayah Pase Pasca Meninggal Abubakar A. Latif (Abu Len)
Al-Qur’an Jadi Kompas, Aceh Utara Bangkit dari Ujian Alam
BPMA Gelar Sosialisasi Keselamatan Jalur Pipa kepada Jurnalis Aceh Utara dan Lhokseumawe, Sekaligus Buka Puasa Bersama
Bupati Aceh Utara Gagas Terobosan Pengelolaan Sampah, Panton Labu Jadi Percontohan hingga Tunjukkan Hasil
Aceh Utara Kukuhkan BKAD, Bapenda, dan BKPSDM, Perkuat Tata Kelola Keuangan dan Manajemen ASN
Wakil Bupati Aceh Utara Lantik Ratusan Pejabat Eselon II, III, IV dan Fungsional, Tegaskan Loyalitas dan Disiplin Tak Bisa Ditawar
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 23:32 WIB

Adam Nahkodai Ikatan Alumni UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe

Jumat, 6 Maret 2026 - 23:37 WIB

Komunitas S3 Lhokseumawe Gelar Buka Puasa & Santunan Anak Yatim Tahap Ketiga dalam Ramadhan Camp AOC 1447 H

Jumat, 6 Maret 2026 - 23:20 WIB

Muzakir Manaf Tunjuk Saipul Bahri sebagai Ketua KPA Wilayah Pase Pasca Meninggal Abubakar A. Latif (Abu Len)

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:36 WIB

Al-Qur’an Jadi Kompas, Aceh Utara Bangkit dari Ujian Alam

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:18 WIB

BPMA Gelar Sosialisasi Keselamatan Jalur Pipa kepada Jurnalis Aceh Utara dan Lhokseumawe, Sekaligus Buka Puasa Bersama

Berita Terbaru