Warga Meunasah Geudong Keluhkan Distribusi LPG 3 Kg Tidak Merata di Tengah Banjir

- Penulis

Selasa, 2 Desember 2025 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara –Dugaan penyelewengan dalam penyaluran gas LPG 3 kilogram di Desa Meunasah Geudong, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, mencuat setelah warga mengeluhkan tidak meratanya pendistribusian gas subsidi di salah satu pangkalan setempat.

Di tengah kondisi banjir yang masih melanda wilayah tersebut, warga semakin kesulitan memperoleh LPG subsidi untuk kebutuhan memasak. Kayu bakar yang biasanya digunakan telah basah dan terendam air, membuat gas menjadi satu-satunya pilihan.

Menurut sejumlah warga, truk distributor mengantarkan sekitar 100 tabung LPG ke pangkalan berinisial S.M.K. pada Selasa malam. Namun hanya sekitar 50 tabung yang dibagikan kepada masyarakat, meski warga sudah mengantre sejak pukul 17.00 WIB.

“Saya sudah antre dari jam lima sore sampai setelah Magrib. Tapi gas yang dibagikan cuma setengah dari jumlah yang tiba. Kami lihat sendiri truk menurunkan satu rit penuh, tapi yang dibagi ke warga hanya sebagian,” ungkap seorang warga yang enggan disebut namanya.

Warga menduga sebagian tabung lainnya tidak disalurkan secara terbuka dan disimpan di rumah pemilik pangkalan. Dugaan ini semakin menimbulkan kekecewaan, mengingat LPG bersubsidi seharusnya disalurkan tepat sasaran dan sesuai ketentuan pemerintah.

“Ini sudah banjir, kami sangat butuh gas. Tapi kalau ada permainan seperti ini, kami yang susah makin susah,” keluh warga lainnya.

Masyarakat meminta pemerintah daerah, Pertamina, Dinas Perdagangan, serta aparat penegak hukum untuk turun tangan melakukan pemeriksaan. Mereka berharap adanya pengecekan langsung ke pangkalan, audit stok, dan memastikan tidak terjadi penimbunan atau penyimpangan distribusi.

“Kalau benar ada penyimpangan, harus ditertibkan. Jangan sampai masyarakat dirugikan di tengah bencana seperti ini,” tambah warga lain.

Hingga berita ini dipublikasikan, pihak media masih berupaya mengonfirmasi pemilik pangkalan serta distributor LPG terkait dugaan penyelewengan tersebut.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kolaborasi Pendidikan Diperkuat, Aceh Utara Tancap Gas Tingkatkan Mutu
Korban Penusukan di Aceh Utara Pulih Setelah Dirawat Gratis oleh RSUD Cut Meutia
Puskesmas Paya Bakong Gandeng UDD PMI Aceh Utara Gelar Aksi Donor Darah Rutin
PERMAHI Aceh Soroti Pokir DPRA di Tengah Pemulihan Bencana, Desak Transparansi dan Keberpihakan Nyata
Peluang Emas! Sekolah Gratis Berbasis IT dan Tahfidz di Aceh Utara: Siap Kerja ke Luar Negeri!
Peringatan Keras! Buang Sampah di Depan Kantor Camat Kuta Makmur Terancam Denda Rp50 Juta atau Kurungan 6 Bulan
Kejati Aceh Seret Tersangka Baru dalam Skandal Korupsi Beasiswa Rp14 Miliar
Perkuat P4GN, Bupati Aceh Utara Matangkan Pembentukan BNN Kabupaten
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 17:43 WIB

Kolaborasi Pendidikan Diperkuat, Aceh Utara Tancap Gas Tingkatkan Mutu

Kamis, 16 April 2026 - 23:54 WIB

Korban Penusukan di Aceh Utara Pulih Setelah Dirawat Gratis oleh RSUD Cut Meutia

Senin, 13 April 2026 - 09:51 WIB

Puskesmas Paya Bakong Gandeng UDD PMI Aceh Utara Gelar Aksi Donor Darah Rutin

Kamis, 9 April 2026 - 22:02 WIB

Peluang Emas! Sekolah Gratis Berbasis IT dan Tahfidz di Aceh Utara: Siap Kerja ke Luar Negeri!

Rabu, 8 April 2026 - 12:51 WIB

Peringatan Keras! Buang Sampah di Depan Kantor Camat Kuta Makmur Terancam Denda Rp50 Juta atau Kurungan 6 Bulan

Berita Terbaru