Pengobatan Massal di Tiga Desa Meurah Mulia Pasca Banjir Aceh Utara

- Penulis

Jumat, 5 Desember 2025 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEURAH MULIA – Pasca banjir besar yang melanda Aceh Utara sejak 26 November 2025, Puskesmas Kecamatan Meurah Mulia menggelar pengobatan massal di tiga gampong terdampak, yakni Paya Sutra, Bare Blang, dan Tualang, Jumat (5/12/2025). Kegiatan ini dilakukan untuk membantu warga yang terkena dampak bencana dan memastikan mereka mendapatkan pelayanan kesehatan langsung di desa masing-masing.

Kepala BLUD Puskesmas Kecamatan Meurah Mulia, Nurzahri, S.KM., M.K.M., menjelaskan bahwa program ini melibatkan dokter Boy, petugas bencana Puskesmas, bidan desa, Kepala Pustu Paya Sutra, serta anggota Koramil setempat. “Pasca banjir, banyak warga mengalami gangguan kesehatan, mulai dari penyakit kulit hingga diare. Pustu Paya Sutra sendiri juga ikut terendam banjir, namun petugas tetap bekerja keras untuk melayani masyarakat. Kami ingin memastikan pelayanan kesehatan menjangkau seluruh warga secepatnya,” ujar Nurzahri.

Selain pemeriksaan umum, kegiatan pengobatan massal ini menyediakan imunisasi, penyuluhan kesehatan, dan distribusi obat-obatan dasar. Petugas bergerak dari satu desa ke desa lain agar semua warga terdampak dapat terlayani. Warga menyambut baik program ini karena mereka tidak perlu pergi jauh untuk mendapatkan perawatan di tengah kondisi pasca banjir yang sulit.

Keikutsertaan dokter Boy, petugas bencana, bidan desa, Kepala Pustu Paya Sutra, dan anggota Koramil memastikan distribusi obat dan pelayanan kesehatan berjalan lancar. Mereka juga membantu warga yang rumahnya masih terendam, mendirikan pos pelayanan sementara, dan memberi arahan terkait kebersihan serta pencegahan penyakit pasca banjir.

Kegiatan ini menunjukkan komitmen nyata tenaga kesehatan dan aparat desa dalam membantu masyarakat. Selain memberikan pertolongan medis, program ini sekaligus memperkuat kesiapsiagaan desa menghadapi bencana serupa di masa depan, serta menjadi bukti sinergi antara tenaga kesehatan dan aparat di lapangan demi keselamatan warga.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mantan Panglima GAM Wilayah Pase, Abu Bakar A. Latif (Abu Len), Tutup Usia
Aceh Utara Gelar Pelantikan 8.094 PPPK-PW, Bupati Ingatkan Nilai Syukur
Plt Sekda Aceh Utara Pimpin Apel Gabungan, Serahkan Santunan Jaminan Kematian ASN
H. Ruslan M. Daud Resmi Terpilih sebagai Ketua DPW PKB Aceh Periode 2026–2031
Pasokan Air Mulai Normal, Pemulihan Irigasi Jambo Aye Ditargetkan Bertahap Hingga Juni
Mutasi Kepala Sekolah di Aceh Utara Menuai Sorotan, Praktik Pascabencana dan Pertimbangan Kemanusiaan Dipertanyakan
Pasca Banjir 2025, Petani Berjuang Selamatkan Sisa Panen yang Terendam
Camat Pirak Timu Lantik Geuchik Terpilih Dua Gampong
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 21:46 WIB

Mantan Panglima GAM Wilayah Pase, Abu Bakar A. Latif (Abu Len), Tutup Usia

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:31 WIB

Aceh Utara Gelar Pelantikan 8.094 PPPK-PW, Bupati Ingatkan Nilai Syukur

Senin, 2 Februari 2026 - 13:17 WIB

Plt Sekda Aceh Utara Pimpin Apel Gabungan, Serahkan Santunan Jaminan Kematian ASN

Minggu, 1 Februari 2026 - 14:34 WIB

H. Ruslan M. Daud Resmi Terpilih sebagai Ketua DPW PKB Aceh Periode 2026–2031

Sabtu, 31 Januari 2026 - 17:02 WIB

Pasokan Air Mulai Normal, Pemulihan Irigasi Jambo Aye Ditargetkan Bertahap Hingga Juni

Berita Terbaru