BRMP resmi meluncurkan delapan varietas unggul baru

- Penulis

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELITA NASIONAL | Bogor, 17 Agustus 2025 – Bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) resmi meluncurkan delapan varietas unggul baru dari empat komoditas strategis, yakni padi fortifikasi, jagung hibrida, gandum, dan sorgum.

Kepala BRMP Fadjry Djufry menyebut peluncuran varietas ini merupakan bukti nyata komitmen BRMP dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui modernisasi pertanian.

“Inovasi ini adalah persembahan nyata BRMP bagi pertanian Indonesia. Dengan kehadiran varietas unggul baru ini kami ingin menunjukkan bahwa modernisasi pertanian terus bergerak untuk mewujudkan ketahanan pangan,” ungkapnya.

Fadjry menjelaskan, varietas unggul tidak hanya menekankan produktivitas, tetapi juga kualitas dan adaptabilitas agar hasil panen bisa konsisten serta diterima masyarakat luas.

Tiga varietas padi aromatik Nutrizinc Series (Inpari Nutrizinc AR1, AR2, AR3) dengan keunggulan tekstur nasi pulen, kandungan zinc tinggi, gabah lebih besar, umur lebih singkat, serta ketahanan terhadap hama dan penyakit utama.

Dua varietas jagung hibrida (JHANA 234 dan JHANA 333) yang mampu menghasilkan lebih dari 11 ton per hektare, toleran naungan, serta tahan penyakit bulai dan hawar daun.

Dua varietas gandum (Guri 7 Agritan dan Guri 8 Agritan) yang adaptif di dataran rendah hingga menengah dengan potensi hasil 4,67–5 ton per hektare, diharapkan dapat menekan impor gandum nasional.

Satu varietas sorgum unggul (Soper 6 Agritan) dengan umur panen 111 hari dan potensi hasil 6,19 ton per hektare, didorong sebagai pangan alternatif.

Menurut Fadjry, peluncuran ini sekaligus menegaskan peran BRMP dalam merakit teknologi, melakukan standardisasi, serta menghadirkan inovasi nyata untuk pembangunan pertanian Indonesia.

Sejalan dengan itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menekankan pentingnya penerapan pertanian modern sebagai kunci swasembada pangan.

“Dengan pertanian modern, produktivitas bisa dua kali lipat dan biaya produksi dapat ditekan,” ujar Mentan Amran.

BRMP optimistis kehadiran delapan varietas baru ini akan memberikan pilihan lebih luas bagi petani Indonesia untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat kedaulatan pangan bangsa.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebun Cot Girek di Ambang Kehancuran — Aset Negara Terancam, Ribuan Nyawa Bergantung
Wujudkan Swasembada Pangan Nasional, Muspika dan 37 Geuchik Tanah Luas Komit Normalisasi Irigasi Sayap Kanan
Pemkab Aceh Utara Dukung Pemboran PT PGE, Bupati dan Wabup Kompak Tagih Bukti Nyata untuk Masyarakat
BPMA dan PGE Sosialisasikan Rencana Pemboran Eksplorasi Migas di Aceh Utara
Wakil Bupati Aceh Utara Lepas 513 Calon Jemaah Haji 1447 H, Titip Doa untuk Daerah
Korban Penusukan di Aceh Utara Pulih Setelah Dirawat Gratis oleh RSUD Cut Meutia
Wujud Kepedulian Nyata, RSUD Cut Meutia Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Korban Penusukan
Peluang Emas! Sekolah Gratis Berbasis IT dan Tahfidz di Aceh Utara: Siap Kerja ke Luar Negeri!
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:00 WIB

Wujudkan Swasembada Pangan Nasional, Muspika dan 37 Geuchik Tanah Luas Komit Normalisasi Irigasi Sayap Kanan

Kamis, 30 April 2026 - 21:14 WIB

Pemkab Aceh Utara Dukung Pemboran PT PGE, Bupati dan Wabup Kompak Tagih Bukti Nyata untuk Masyarakat

Kamis, 30 April 2026 - 14:47 WIB

BPMA dan PGE Sosialisasikan Rencana Pemboran Eksplorasi Migas di Aceh Utara

Selasa, 21 April 2026 - 19:12 WIB

Wakil Bupati Aceh Utara Lepas 513 Calon Jemaah Haji 1447 H, Titip Doa untuk Daerah

Kamis, 16 April 2026 - 23:54 WIB

Korban Penusukan di Aceh Utara Pulih Setelah Dirawat Gratis oleh RSUD Cut Meutia

Berita Terbaru