Gemuruh Rapa’l Menggema di Monumen Istana Samudera Pasai, Aceh Perkusi 2025 Resmi Dibuka

- Penulis

Jumat, 22 Agustus 2025 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELITANASIONAL | LHOKSUKON – Malam ini, Monumen Istana Samudera Pasai menjadi saksi resmi pembukaan Aceh Perkusi 2025, sebuah perhelatan seni perkusi terbesar di Aceh yang menampilkan kolaborasi budaya lokal dan internasional. Acara dimulai pukul 20.00 WIB dengan nuansa magis yang menggabungkan tradisi dan modernitas.

Opening Ceremony dibuka dengan penyambutan tamu VIP dan WIP yang diiringi Rapai Pasee, dilanjutkan dengan Saleum Rapa’l oleh Joel Pasee dan Rapa’l Pasee, serta MC Opening yang memandu seluruh jalannya acara. Suasana semakin khidmat dengan pembacaan Ayat Suci Al-Quran oleh Tgk Haris Zulfahmi, diikuti doa dan shalawat Badar oleh Tgk. Faisal, SE, M.Pd.

Tidak ketinggalan, seluruh hadirin menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Hymne Aceh, serta mendapatkan informasi singkat mengenai rangkaian acara dari pihak panitia. Sorotan malam ini termasuk kata sambutan dari Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, SE, MM, sambutan Kementerian Kebudayaan RI yang diwakili Prof. Dr. Agus Mulyana, M.Hum., dan Kementerian Pariwisata RI oleh Dr. Masruroh, S.Sos., MAB, sekaligus penyerahan piagam KEN dan apresiasi dari Pemerintah Aceh serta pertukaran cendera mata dengan Negeri Johor Malaysia.

Acara resmi dibuka oleh Gubernur Aceh, Bapak Muzakir Manaf, yang menandai pembukaan dengan pemukulan rapa’i. Setelah itu, penampilan spektakuler mengisi malam hari, antara lain:

  • Kolosal Pasee Meusyuhue kolaborasi Rapa’l Pasee dan Urouh (15 menit)
  • Seni Jeki Irwanda Duek dan Joel Pasee (10 menit)
  • Muhibbah Seni Melayu oleh Tim Johor Malaysia (30 menit)
  • Rapa’l Geleng dari Kota Lhokseumawe (10 menit)

Acara ditutup pukul 23.11 WIB dengan sesi foto bersama Rapa’i dan unsur terkait lainnya, menandai suksesnya hari pertama Aceh Perkusi 2025 yang menjanjikan suguhan budaya perkusi yang memukau sepanjang perhelatan.

Aceh Perkusi 2025 tidak hanya menjadi panggung seni, tetapi juga ajang diplomasi budaya yang memperkuat persahabatan Aceh dengan Negeri Johor Malaysia.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Al-Qur’an Jadi Kompas, Aceh Utara Bangkit dari Ujian Alam
Bupati Aceh Utara Benar Pejuang Janji Masa Kompaye Kini Ditunaikan
Ribuan Kepala Daerah dan Pimpinan Lembaga Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat–Daerah 2026
Plt Sekda Aceh Utara Pimpin Apel Gabungan, Serahkan Santunan Jaminan Kematian ASN
Pasokan Air Mulai Normal, Pemulihan Irigasi Jambo Aye Ditargetkan Bertahap Hingga Juni
Mutasi Kepala Sekolah di Aceh Utara Menuai Sorotan, Praktik Pascabencana dan Pertimbangan Kemanusiaan Dipertanyakan
Pasca Banjir 2025, Petani Berjuang Selamatkan Sisa Panen yang Terendam
Politeknik Negeri Lhokseumawe Dorong Penguatan Profesionalisme Polri
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:36 WIB

Al-Qur’an Jadi Kompas, Aceh Utara Bangkit dari Ujian Alam

Kamis, 5 Februari 2026 - 22:46 WIB

Bupati Aceh Utara Benar Pejuang Janji Masa Kompaye Kini Ditunaikan

Senin, 2 Februari 2026 - 19:12 WIB

Ribuan Kepala Daerah dan Pimpinan Lembaga Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat–Daerah 2026

Senin, 2 Februari 2026 - 13:17 WIB

Plt Sekda Aceh Utara Pimpin Apel Gabungan, Serahkan Santunan Jaminan Kematian ASN

Sabtu, 31 Januari 2026 - 17:02 WIB

Pasokan Air Mulai Normal, Pemulihan Irigasi Jambo Aye Ditargetkan Bertahap Hingga Juni

Berita Terbaru