Warga Aceh Utara Terima Air Keruh dari PDAM Tirta Pase, Warga Diminta Saring dan Rebus

- Penulis

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 21:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH UTARA | PELITA NASIONAL – Warga Aceh Utara kembali menerima air keruh dari PDAM Tirta Pase pada Sabtu, 25 Oktober 2025. Air yang mengalir ke rumah tangga tidak jernih, sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama untuk minum dan memasak.

Dampak Kekeruhan Air

Kekeruhan air ini berdampak pada berbagai aktivitas rumah tangga. Mencuci pakaian dan peralatan rumah tangga menjadi terganggu, aktivitas mandi menjadi kurang nyaman, dan memasak memerlukan upaya ekstra untuk menjaga kebersihan.

Selain itu, air keruh berpotensi menimbulkan masalah kesehatan, terutama bagi anak-anak dan lansia, yang lebih rentan terhadap penyakit

Tindakan Warga

Untuk memastikan air tetap aman dikonsumsi, warga melakukan beberapa langkah, Menyaring air sebelum digunakan, Merebus air untuk konsumsi minum dan memasak.

Beberapa warga membeli air minum dalam kemasan sebagai alternatif sementara.

“Air keruh lagi hari ini. Kami harus merebus dulu sebelum diminum. Ini sangat merepotkan,” ujar seorang pelanggan di Kecamatan Lhoksukon.

Tanggapan Pemerintah

Pemerintah Aceh melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang menegaskan bahwa akses air bersih adalah hak dasar masyarakat.

Hingga saat ini, PDAM Tirta Pase belum memberikan pernyataan resmi terkait penyebab kekeruhan maupun jadwal perbaikan.

Harapan Warga

Warga Aceh Utara berharap masalah ini dapat segera diselesaikan agar air yang disalurkan kembali bersih dan aman untuk dikonsumsi. Mereka menekankan pentingnya

Perbaikan sistem distribusi, Pemeliharaan pipa dan filter, Pencegahan masalah serupa di masa mendatang.

Dengan tindakan cepat dari pemerintah dan PDAM Tirta Pase, warga Aceh Utara diharapkan dapat kembali menggunakan air bersih tanpa khawatir terhadap kesehatan mereka.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JKA Terancam Putus per 1 Mei: Geuchik Harus Ambil Alih Peran Operator Desa yang Macet Demi Hak Sehat Warga
Korban Penusukan di Aceh Utara Pulih Setelah Dirawat Gratis oleh RSUD Cut Meutia
Puskesmas Paya Bakong Gandeng UDD PMI Aceh Utara Gelar Aksi Donor Darah Rutin
Wujud Kepedulian Nyata, RSUD Cut Meutia Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Korban Penusukan
Di Tengah Lumpur Pasca-Banjir, Hak Sehat Rakyat Justru “Dikebiri” Aturan Pusat
Bupati Aceh Utara Serahkan Ambulans Baru untuk Puskesmas Simpang Tiga Pasca-Banjir Bandang
Pasca-Banjir Aceh Utara, Puskesmas Baktiya Barat Terapkan Layanan Jemput Bola untuk Anak Terdampak
Relawan Pulihkan Trauma, Kembalikan Senyuman Anak-Anak Korban Banjir Bandang di Bukit Abi
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 02:02 WIB

JKA Terancam Putus per 1 Mei: Geuchik Harus Ambil Alih Peran Operator Desa yang Macet Demi Hak Sehat Warga

Kamis, 16 April 2026 - 23:54 WIB

Korban Penusukan di Aceh Utara Pulih Setelah Dirawat Gratis oleh RSUD Cut Meutia

Senin, 13 April 2026 - 09:51 WIB

Puskesmas Paya Bakong Gandeng UDD PMI Aceh Utara Gelar Aksi Donor Darah Rutin

Jumat, 10 April 2026 - 16:03 WIB

Wujud Kepedulian Nyata, RSUD Cut Meutia Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Korban Penusukan

Kamis, 2 April 2026 - 04:26 WIB

Di Tengah Lumpur Pasca-Banjir, Hak Sehat Rakyat Justru “Dikebiri” Aturan Pusat

Berita Terbaru