LHOKSUKON | PELITA NASIONAL– Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi (Panyang), secara resmi membuka kegiatan Pendidikan Kader Ulama (PKU) Khusus Kabupaten Aceh Utara Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Utara. Acara tersebut berlangsung di Mitra Hotel Lhoksukon pada Rabu, 29 April 2026.
Kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh Ketua MPU Aceh Utara masa bakti 2023-2027, Tgk. H. Abdul Manan atau yang akrab disapa Abu Manan Blang Jruen. Selain itu, hadir pula jajaran pimpinan DPRK, perwakilan MAA, MPD, Baitul Mal, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara.
Ulama sebagai Mitra Strategis Pemerintah
Dalam membacakan sambutan tertulis Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M., Wakil Bupati Tarmizi Panyang menekankan bahwa keberadaan ulama, khususnya di bawah kepemimpinan Abu Manan Blang Jruen, merupakan mitra sejajar bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang maslahat.
“Pemerintah menyadari bahwa kegiatan PKU ini adalah investasi jangka panjang. Kita ingin mewujudkan Aceh Utara Bangkit dengan memperkokoh penerapan Syariat Islam berlandaskan prinsip Ahlussunnah Wal Jamaah,” ujar Tarmizi.
Beliau menambahkan bahwa sinergi antara Umara (pemerintah) dan Ulama sangat krusial agar setiap kebijakan yang diambil tetap berada dalam koridor norma syariat, sebagaimana diamanatkan dalam Qanun Aceh Nomor 2 Tahun 2009 tentang MPU.
Melahirkan Generasi Penerus
Kegiatan PKU Angkatan ke-10 ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader ulama di Aceh Utara. Abu Manan Blang Jruen dalam berbagai kesempatan sebelumnya juga menekankan pentingnya regenerasi ulama untuk menjaga sendi-sendi agama di tengah masyarakat.
“Kekuatan spiritual umat adalah modal berharga. Melalui PKU ini, kita berharap lahir kader-kader yang mampu berkiprah dan menjadi mitra kerja pemerintah dalam menyukseskan berbagai program unggulan daerah,” lanjut Tarmizi Panyang.
Peresmian Pembukaan
Acara ditandai dengan pembacaan Bismillahirrahmanirrahim oleh Wakil Bupati Tarmizi Panyang sebagai tanda dimulainya secara resmi proses pendidikan bagi para kader ulama tersebut. Pemerintah berkomitmen akan terus memberikan perhatian pada pembangunan keagamaan melalui alokasi APBK Aceh Utara Tahun 2026. ( MUL)






