Jagung Tanjong Dama, Simbol Kebangkitan Desa di Aceh Utara

- Penulis

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELITANASIONAL  | LHOKSUKON– Dari hamparan lahan yang dulu hanya ditumbuhi semak belukar di tepi Kreung Kerutou, kini berdiri kokoh batang-batang jagung yang menjulang. Hasil kerja keras warga Gampong Tanjong Dama, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara, akhirnya berbuah manis. Program ketahanan pangan yang mereka mulai sejak 8 Mei 2025, kini siap dipanen pada awal September mendatang.

Bagi masyarakat, panen ini bukan sekadar hasil tani. Ia adalah lambang kebangkitan desa, simbol bahwa dengan tekad dan kebersamaan, gampong mampu berdiri di atas kakinya sendiri.

Geuchik Tanjong Dama, Rasyidin, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, jagung yang kami tanam bersama tumbuh subur. Kami berharap Bapak Bupati Aceh Utara, H. Ismail Ajalil, bisa hadir langsung di panen perdana ini. Kehadirannya akan menjadi kebanggaan dan penyemangat luar biasa bagi masyarakat,” ujarnya penuh harap.

Seorang petani setempat juga mengungkapkan hal serupa. Dengan mata berbinar ia berkata, “Kalau Pak Bupati datang, itu bukti perhatian pemerintah terhadap jerih payah rakyat kecil. Kami merasa dihargai, dan semangat kami akan semakin berkobar.”

Lebih dari sekadar nilai ekonomi, keberhasilan ini memberi inspirasi baru, lahan tidur bisa berubah jadi sumber kehidupan. Panen perdana jagung di Tanjong Dama mengajarkan bahwa kemajuan tidak harus menunggu program besar, cukup dengan kebersamaan, swadaya, dan keberanian untuk memulai.

Kini, jagung yang siap dipanen itu menjadi simbol harapan baru. Bahwa desa bukan hanya penerima program, tapi juga pencipta solusi. Bahwa kemandirian bisa tumbuh dari tanah sederhana, bila ditanam dengan tekad dan doa.

Panen jagung Tanjong Dama bukan akhir perjalanan, melainkan awal dari mimpi yang lebih besar. Sebuah bukti nyata bahwa ketahanan pangan bukan sekadar wacana, melainkan bisa hadir di tengah kehidupan rakyat.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Pelantikan, Ketua Umum PWO Aceh Bahas Persiapan Bersama Wartawan Aceh Utara
Kasus Viral Pengeroyokan Anak di Idi Tunong Berlanjut ke Polres Aceh Timur
Banjir Rendam Jalan di Langkahan, Aceh Utara, Videonya Viral di Media Sosial
KSB PADI Aceh Hadiri Konsolidasi Nasional, Perkuat Soliditas Hadapi Pemilu 2029
MUSPIKA Tanah Luas Terima Audiensi Warga Tanjong Mesjid, Komitmen Kawal Penyelesaian Persoalan Desa Sesuai Regulasi
Wakil Bupati Aceh Utara Pimpin Rapat Evaluasi Huntara dan Penanganan Masa Transisi Darurat Pemulihan Banjir
Warga Matang Sijuek Barat Gunakan Hak Pilih, Sofyan dan Tarmizi Bersaing Rebut Kursi Geuchik
Wujudkan Swasembada Pangan Nasional, Muspika dan 37 Geuchik Tanah Luas Komit Normalisasi Irigasi Sayap Kanan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:42 WIB

Jelang Pelantikan, Ketua Umum PWO Aceh Bahas Persiapan Bersama Wartawan Aceh Utara

Senin, 6 Juli 2026 - 23:24 WIB

Kasus Viral Pengeroyokan Anak di Idi Tunong Berlanjut ke Polres Aceh Timur

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:25 WIB

Banjir Rendam Jalan di Langkahan, Aceh Utara, Videonya Viral di Media Sosial

Minggu, 28 Juni 2026 - 02:39 WIB

KSB PADI Aceh Hadiri Konsolidasi Nasional, Perkuat Soliditas Hadapi Pemilu 2029

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:28 WIB

MUSPIKA Tanah Luas Terima Audiensi Warga Tanjong Mesjid, Komitmen Kawal Penyelesaian Persoalan Desa Sesuai Regulasi

Berita Terbaru

Aceh

Gempa Bumi Magnitudo 5,1 Guncang Wilayah Langsa, Aceh

Rabu, 22 Jul 2026 - 11:28 WIB