Mualem Tinjau Pelabuhan Krueng Geukueh, Siapkan Jalur Pelayaran ke Penang

- Penulis

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 00:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mualem saat meninjau Pelabuhan Krueng Geukueh di Gampong Tambon Baroh, Kec. Dewantara, Kab. Aceh Utara.[Ist]

i

Mualem saat meninjau Pelabuhan Krueng Geukueh di Gampong Tambon Baroh, Kec. Dewantara, Kab. Aceh Utara.[Ist]

PELITANASIONAL | LHOKSUKON – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem meninjau Pelabuhan Krueng Geukueh di Gampong Tambon Baroh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Jumat (22/8/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan pelabuhan dalam rencana pembukaan jalur pelayaran langsung Krueng Geukueh–Penang, Malaysia.

Dalam peninjauan itu, Mualem melihat kondisi dermaga dan terminal penumpang. Ia didampingi Wakil Bupati Aceh Utara Tarmizi Panyang serta sejumlah pejabat terkait.

“Kita harapkan semua pihak dapat bekerja sama dengan baik agar rute Krueng Geukueh–Penang bisa berjalan lancar,” kata Mualem.

Menurutnya, masih ada beberapa fasilitas pelabuhan yang perlu dibenahi agar lebih representatif. “Ada yang perlu dirapikan supaya lebih nyaman dan layak digunakan,” ujarnya.

Deputy Branch Manager Operasi dan Teknik PT Pelindo SPMT Branch Lhokseumawe, Taufik Rahmat Nasution, menyatakan pihaknya siap mendukung penuh jalur penyeberangan tersebut.

“Dari Pelindo, kami siap mendukung agar pelayaran Penang–Krueng Geukueh dapat berjalan lancar,” kata Taufik.

Ia menjelaskan, fasilitas dermaga saat ini mampu melayani kapal hingga 3.000 GT dengan kedalaman 9–13 LWS. “Terminal penumpang juga sudah siap dan akan disesuaikan dengan kebutuhan Bea Cukai, Imigrasi, Karantina, dan lainnya,” jelasnya.

Taufik menambahkan, pembenahan infrastruktur pelabuhan akan terus dilakukan bersama. “Tujuannya agar penumpang lebih nyaman dan masyarakat Aceh dapat merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Rencana pembukaan rute pelayaran langsung Krueng Geukueh–Penang sebelumnya telah diumumkan Gubernur Aceh. Jalur ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas lintas negara sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, mulai dari perdagangan, pariwisata, hingga ekspor komoditas unggulan seperti kopi Arabika Gayo, ikan tuna, minyak nilam, cengkeh, dan pinang.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dirjen Perumahan RI dan Kadis Perkim Aceh Utara Nyaris Tenggelam Saat Tinjau Rumah Rusak, Tanggul Darurat Mulai Dibangun di Lapang
Solidaritas Panglima Kupi Simpang Rangkaya bantu korban Bajir di Pucok Aleu Baktiya 
Rakyat Aceh Geram: Tiang Listrik Masih Tumbang, Banyak Daerah Masih Gelap Total, Tapi Bahlil Klaim “Listrik Normal 93% Persen” ke Presiden
Presiden Prabowo di Aceh: Sawah Rusak Akan Direhabilitasi, Hutang KUR Petani Berpotensi Dihapus
Istri Gubernur Aceh, Salmawati, Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir di Sawang, Aceh Utara
Medan–Banda Aceh Segera Tersambung Kembali, Dua Jembatan Bailey Dipasang 24 Jam di Bireuen
Presiden Prabowo Tiba di Aceh, Tinjau Dampak Banjir dan Bertemu Gubernur Muzakir Manaf
Forum Kemakmuran Masjid Seluruh Indonesia Salurkan Bantuan Sembako di Kuala Jangkoi, Lapang, Aceh Utara
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 19:45 WIB

Dirjen Perumahan RI dan Kadis Perkim Aceh Utara Nyaris Tenggelam Saat Tinjau Rumah Rusak, Tanggul Darurat Mulai Dibangun di Lapang

Selasa, 9 Desember 2025 - 16:26 WIB

Solidaritas Panglima Kupi Simpang Rangkaya bantu korban Bajir di Pucok Aleu Baktiya 

Selasa, 9 Desember 2025 - 04:16 WIB

Rakyat Aceh Geram: Tiang Listrik Masih Tumbang, Banyak Daerah Masih Gelap Total, Tapi Bahlil Klaim “Listrik Normal 93% Persen” ke Presiden

Minggu, 7 Desember 2025 - 18:15 WIB

Istri Gubernur Aceh, Salmawati, Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir di Sawang, Aceh Utara

Minggu, 7 Desember 2025 - 12:29 WIB

Medan–Banda Aceh Segera Tersambung Kembali, Dua Jembatan Bailey Dipasang 24 Jam di Bireuen

Berita Terbaru