Antrean Panjang di SPBU Banda Aceh dan Aceh Besar, Komisi III DPRA Minta Warga Tetap Tenang

- Penulis

Selasa, 2 Desember 2025 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh Antrean panjang kendaraan kembali terlihat di sejumlah SPBU di Banda Aceh dan Aceh Besar dalam beberapa hari terakhir. Fenomena ini memicu kekhawatiran masyarakat terkait kemungkinan terjadinya kelangkaan bahan bakar minyak (BBM).

Menanggapi kondisi tersebut, Anggota Komisi III DPRA dari Dapil Aceh Besar–Banda Aceh–Sabang, Hasballah atau yang akrab disapa Cut Apa, memastikan bahwa pasokan BBM di wilayah tersebut masih dalam keadaan aman.

“Saya telah berkomunikasi langsung dengan pihak Pertamina, saudara Ferdi Adicandra selaku SBM Retail Aceh, untuk memastikan kondisi pasokan BBM. Dari hasil konfirmasi, Pertamina menjamin tidak akan terjadi kelangkaan di Banda Aceh maupun Aceh Besar. Stok aman dan pendistribusian berjalan normal,” ujar Cut Apa.

Ia meminta Pertamina segera mengeluarkan pernyataan resmi agar masyarakat mendapatkan kepastian dan tidak terpengaruh isu yang dapat menimbulkan kepanikan hingga menyebabkan antrean semakin panjang di SPBU.

“Penting bagi Pertamina untuk menyampaikan secara terbuka bahwa pasokan aman. Dengan adanya pernyataan resmi, masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak membeli BBM secara berlebihan,” tegasnya.

Selain itu, Cut Apa juga menyoroti persoalan operasional di SPBU, khususnya terkait potensi gangguan listrik. Ia meminta SPBU menyiapkan alternatif seperti penambahan genset untuk memastikan pelayanan pengisian BBM tetap berjalan meskipun terjadi pemadaman listrik.

Ia turut mengimbau pihak SPBU agar tetap memberikan ruang bagi pedagang eceran untuk membeli BBM jenis pertamax dan pertamina dexlite, sehingga distribusi tetap merata hingga ke masyarakat lapisan bawah.

“Pedagang eceran juga kami minta untuk tidak menaikkan harga melebihi harga normal. Jika harga tetap stabil, masyarakat tidak akan menumpuk di SPBU, sehingga antrean bisa diminimalkan,” tambahnya.

Cut Apa juga mendorong Pemerintah Kota Banda Aceh, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, dan aparat kepolisian untuk turun langsung memantau situasi di lapangan. Pemerintah daerah, katanya, harus aktif menjaga stabilitas harga dan mengawasi distribusi agar tetap tertib.

“Sinergi antara pemerintah daerah, Pertamina, pengelola SPBU, dan pedagang eceran menjadi kunci agar kondisi tetap kondusif dan masyarakat tidak dirugikan,” tutup Cut Apa.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mantan Panglima GAM Wilayah Pase, Abu Bakar A. Latif (Abu Len), Tutup Usia
Plt Sekda Aceh Utara Pimpin Apel Gabungan, Serahkan Santunan Jaminan Kematian ASN
H. Ruslan M. Daud Resmi Terpilih sebagai Ketua DPW PKB Aceh Periode 2026–2031
Pasokan Air Mulai Normal, Pemulihan Irigasi Jambo Aye Ditargetkan Bertahap Hingga Juni
Mutasi Kepala Sekolah di Aceh Utara Menuai Sorotan, Praktik Pascabencana dan Pertimbangan Kemanusiaan Dipertanyakan
Pasca Banjir 2025, Petani Berjuang Selamatkan Sisa Panen yang Terendam
Camat Pirak Timu Lantik Geuchik Terpilih Dua Gampong
Mendikdasmen Pastikan Sekolah Rusak di Aceh Utara Segera Ditangani
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 21:46 WIB

Mantan Panglima GAM Wilayah Pase, Abu Bakar A. Latif (Abu Len), Tutup Usia

Senin, 2 Februari 2026 - 13:17 WIB

Plt Sekda Aceh Utara Pimpin Apel Gabungan, Serahkan Santunan Jaminan Kematian ASN

Minggu, 1 Februari 2026 - 14:34 WIB

H. Ruslan M. Daud Resmi Terpilih sebagai Ketua DPW PKB Aceh Periode 2026–2031

Sabtu, 31 Januari 2026 - 17:02 WIB

Pasokan Air Mulai Normal, Pemulihan Irigasi Jambo Aye Ditargetkan Bertahap Hingga Juni

Sabtu, 31 Januari 2026 - 00:33 WIB

Mutasi Kepala Sekolah di Aceh Utara Menuai Sorotan, Praktik Pascabencana dan Pertimbangan Kemanusiaan Dipertanyakan

Berita Terbaru