Al-Qur’an Jadi Kompas, Aceh Utara Bangkit dari Ujian Alam

- Penulis

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LHOKSUKON – Bukan tema yang dipilih secara kebetulan. “Menjadikan Al-Qur’an sebagai Kompas Spiritual untuk Bangkit dan Pulih dari Ujian Alam” kalimat itulah yang menghiasi panggung peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H/2026 M yang digelar Pemerintah Kabupaten Aceh Utara di Lapangan Upacara Kantor Bupati, Landeng, Lhoksukon, Jumat (06/03/2026).

Tema itu lahir dari luka yang masih nyata. Aceh Utara belum lama dilanda bencana banjir yang merendam permukiman, merusak infrastruktur, dan meninggalkan duka di banyak keluarga. Di tengah proses pemulihan itulah, Ramadan 1447 H hadir dan pemerintah daerah memilih Al-Qur’an sebagai jawaban.

Plt. Sekda Aceh Utara, Jamaluddin, M.Pd, yang membacakan sambutan Bupati H. Ismail A Jalil, SE., MM, menyampaikan bahwa Al-Qur’an adalah satu-satunya kompas yang tidak akan pernah salah arah.

“Ketika ujian alam datang dan segalanya terasa berat, Al-Qur’an hadir sebagai penunjuk jalan untuk bangkit dan pulih. Itulah mengapa tema ini kita angkat tahun ini,” ujarnya di hadapan ribuan jamaah.

Penceramah, Tgk. Nasruddin Abdullah, S.Sy., M.Ag., Pimpinan Dayah Riyadhatul Qulub, Punteuet, Lhokseumawe, mempertegas makna tema tersebut.

Ia menyebut Al-Qur’an bukan sekadar kitab yang dibaca di bulan Ramadan, melainkan pedoman hidup yang justru paling dibutuhkan saat manusia berada di titik paling berat.

“Al-Qur’an adalah kompas. Ia tidak akan menunjukkan jalan yang salah, apalagi di saat kita paling membutuhkan arah,” tuturnya.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 17.00 WIB hingga malam hari ini dihadiri ribuan jamaah dari kalangan ASN, Kepala OPD, para Camat, Kemenag, tokoh agama, Pimpinan Dayah, Imum Mukim, perangkat Gampong, serta pimpinan lintas partai. Acara diawali santunan anak yatim, dilanjutkan zikir dan doa bersama, buka puasa bersama, serta shalat Magrib, Isya, Tarawih, dan Witir berjamaah.

Ribuan warga yang memadati lapangan malam itu seolah menjadi bukti nyata dari tema yang diusung bahwa di tengah ujian sekalipun, Aceh Utara memilih untuk bangkit. Bersama. Dengan Al-Qur’an sebagai kompasnya. (Mul)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kolaborasi Pendidikan Diperkuat, Aceh Utara Tancap Gas Tingkatkan Mutu
Korban Penusukan di Aceh Utara Pulih Setelah Dirawat Gratis oleh RSUD Cut Meutia
Puskesmas Paya Bakong Gandeng UDD PMI Aceh Utara Gelar Aksi Donor Darah Rutin
Bupati Aceh Utara Pimpin Rakor Sinkronisasi Program Kabupaten dan Gampong
Wujud Kepedulian Nyata, RSUD Cut Meutia Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Korban Penusukan
PERMAHI Aceh Soroti Pokir DPRA di Tengah Pemulihan Bencana, Desak Transparansi dan Keberpihakan Nyata
Peluang Emas! Sekolah Gratis Berbasis IT dan Tahfidz di Aceh Utara: Siap Kerja ke Luar Negeri!
Peringatan Keras! Buang Sampah di Depan Kantor Camat Kuta Makmur Terancam Denda Rp50 Juta atau Kurungan 6 Bulan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 17:43 WIB

Kolaborasi Pendidikan Diperkuat, Aceh Utara Tancap Gas Tingkatkan Mutu

Kamis, 16 April 2026 - 23:54 WIB

Korban Penusukan di Aceh Utara Pulih Setelah Dirawat Gratis oleh RSUD Cut Meutia

Senin, 13 April 2026 - 09:51 WIB

Puskesmas Paya Bakong Gandeng UDD PMI Aceh Utara Gelar Aksi Donor Darah Rutin

Jumat, 10 April 2026 - 16:21 WIB

Bupati Aceh Utara Pimpin Rakor Sinkronisasi Program Kabupaten dan Gampong

Jumat, 10 April 2026 - 16:03 WIB

Wujud Kepedulian Nyata, RSUD Cut Meutia Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Korban Penusukan

Berita Terbaru